4 tips memulai semester baru

Semester genap 2018/2019 akan segera dimulai. Semester yang baru seharusnya membawa optimisme baru. Di tulisan ini, saya hendak berbagi 4 tips untuk memulai semester baru bagi mahasiswa.

Bersiap-siap sejak perwalian semester

Be mentally prepared

Mempersiapkan diri sebelum perkuliahan dimulai merupakan hal yang amat penting. Banyak mahasiswa yang berpikir bahwa “semester” itu dimulai pada hari pertama masa kuliah, padahal sebetulnya hari pertama tersebut adalah permulaan “perkuliahan” atau tatap muka di kelas.

“Semester” itu harus dipersiapkan sebelum masa perkuliahan dimulai, dan waktu yang paling tepat adalah setelah mahasiswa melakukan perwalian. Ketika perwalian, mahasiswa sudah memperoleh kepastian jumlah SKS dan mata kuliah yang akan ia ambil. Dari informasi mata kuliah ini, mahasiswa sudah bisa melihat silabus yang tersedia di buku petunjuk akademik atau di website jurusan. Dan dari silabus tersebut, mahasiswa bisa memperoleh informasi tentang bahasan mata kuliah, model kuliah (hanya kuliah dan ujian, praktikum atau ada project akhir misalnya) serta buku teks rujukan. Mahasiswa juga bisa memperoleh informasi tambahan lewat internet. Intinya gunakan waktu setelah perwalian untuk mencari informasi sebanyak mungkin tentang mata kuliah yang telah diambil.

Dengan demikian, mahasiswa bisa memperoleh gambaran mental tentang semester yang akan ia jalani. Gambaran mental ini sangat penting untuk diperoleh mahasiswa sebelum perkuliahan dimulai. Seseorang akan lebih siap apabila ia memperoleh gambaran mental tentang hal yang akan ia jalani. Analoginya, apabila kita akan melakukan perjalanan jauh ke luar kota dan kita tahu kemana tujuan tersebut serta kondisi jalan seperti apa yang akan kita lalui, tentu kita bisa menyiapkan fisik dan mental serta membawa persiapan yang diperlukan. So, just take few readings about your courses, browse the internet then you will have mental image about your upcoming semester period.

Merancang jadwal belajar

For productive activities: If you don’t schedule it, you will never do it

Tips yang kedua adalah merancang jadwal belajar dan ideal untuk dilakukan sesaat setelah mahasiswa sudah memperoleh jadwal kuliah. Banyak mahasiswa yang berpikir bahwa jadwal belajar mereka hanya ketika tatap muka di kelas, padahal definisi 1 SKS adalah 1 jam tatap muka, 1 jam berlatih soal atau mengerjakan tugas dan 1 jam belajar mandiri. Buatlah jadwal belajar misalnya untuk mengulang bahan kuliah, berlatih soal dan mengerjakan PR atau tugas pendahuluan praktikum. Selain itu belajar untuk memanfaatkan waktu kosong antar kuliah. Waktu kosong tersebut dapat kita gunakan untuk istirahat (pulang ke rumah atau kost), bersosialisasi, kegiatan organisasi atau belajar.

Intinya untuk hal yang produktif, apabila kita tidak menjadwalkannya maka most likely kita tidak akan pernah melakukannya. Dan kalau kita tidak menjadwalkannya, maka kegiatan yang tidak membawa manfaat akan masuk ke jadwal kita seperti waktu hang out yang berlebihan, terlalu sibuk di organisasi, bermain game dsb.

Menyiapkan perlengkapan kuliah

Gear up !

Saya banyak menemui mahasiswa yang tidak siap dari segi perlengkapan kuliah. Mereka datang ke kelas tanpa ada kertas/buku untuk mencatat, tidak memiliki alat tulis hingga akhirnya pinjam sana sini. Rasanya bukan karena mereka tidak mampu membeli, namun karena mereka pikir hal tersebut tidak penting. Perlengkapan dasar seperti buku atau loose leaf, pulpen, pensil, stok kertas A4 untuk membuat tugas, tipp-ex dsb adalah hal yang penting namun jarang diperhatikan. Seringkali saya melihat mahasiswa yang mencatat di secarik kertas, kemudian tidak disimpan dengan rapih lalu kemudian catatan tersebut sulit untuk dicari apabila diperlukan. Ada juga mahasiswa yang karena tidak memiliki stok kertas A4 untuk tugas, sehingga harus membuang waktu mencari kertas ketika harus membuat tugas. Menyiapkan perlengkapan kuliah memang terlihat remeh, namun bukankah seringkali kita tersandung karena hal-hal yang remeh?

Resolusi semester baru: tidak lagi datang terlambat ke kelas

Coming late is disrespectful

Kalau ada satu resolusi bagi mahasiswa di tahun 2019 atau di semester yang baru, saya anjurkan cukup latih diri untuk melakukan satu hal yakni tidak lagi datang terlambat ke kelas. Datang terlambat merupakan perilaku yang tidak menaruh hormat pada orang lain, kita harus belajar untuk menghargai waktu orang lain sehingga orang lain juga dapat menghargai waktu kita.

Seringkali saya heran melihat mahasiswa yang hobinya datang terlambat, apalagi yang dengan sengaja datang terlambat. Mahasiswa tersebut dengan santainya masuk kelas yang sudah dimulai kemudian duduk dengan membuat gaduh sehingga mengganggu orang lain. Mahasiswa tersebut kemudian kebingungan dengan melihat papan tulis yang sudah mulai penuh terisi dengan catatan kuliah atau melihat slideshow dosen yang sudah masuk di pertengahan. Ia kemudian memilih untuk tidak mencatat karena bingung harus mulai mencatat dari mana. And then he/she just missed the entire class.

Kebiasaan tersebut dilakukan terus menerus hingga akhirnya ia sama sekali tidak mengerti konten perkuliahan, semuanya itu dimulai dari satu tindakan yang ia pilih yakni datang terlambat ke kelas. Bayangkan apabila mahasiswa tersebut memilih untuk datang tidak telambat, bahkan sebelum kelas dimulai. Ia dapat mempersiapkan catatan dan alat tulis untuk mencatat, sekedar membaca bahan kuliah di pertemuan selanjutnya sehingga ia siap secara mental sebelum kuliah dimulai. Cobalah lakukan kebiasaan sederhana dengan tidak datang terlambat ke kelas kemudian mempersiapkan diri secara mental sebelum kelas dimulai dan lihat hasilnya di akhir semester. If you do it correctly, I think you will start to see a progress.

Kalau kita perhatikan, keempat tips ini berpusat pada ide yang sama yakni “melakukan persiapan”: bersiap sejak perwalian, menyiapkan jadwal belajar, menyiapkan perlengkapan kuliah dan mempersiapkan mengikuti kuliah dengan tidak datang terlambat. Benjamin Franklin pernah berkata: “By failing to prepare, you are preparing to fail”. Dengan melakukan persiapan, kita akan lebih siap untuk menghadapi semester yang baru. Semoga tips sederhana ini dapat membantu menjalani semester yang baru.