Pelayanan

Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. – Amsal 22:6

Awal mula

Panggilan terhadap pelayanan kaum muda (youth ministry) dimulai ketika saya memasuki pelayanan di Komisi Remaja Gereja Kristen Indonesia (GKI) jemaat Cimahi pada tahun 2004. Sejak itu, saya melihat dan merasakan bahwa pelayanan kaum muda sangat kurang mendapat perhatian dan pendampingan. Potensi generasi muda pun banyak yang akhirnya tidak mendapat tempat dan atmosfer untuk berkembang. Sejak 2007 juga saya mulai melayani di Sekolah Minggu.

Tuhan yang memperlengkapi

Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekuranganhikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, –yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit–,maka hal itu akan diberikan kepadanya. – Yakobus 1:5

Sejak tahun 2004 hingga saat ini, saya belajar secara otodidak tentang pelayanan kaum muda. Pada prosesnya saya menemukan minat pelayanan saya pada bidang-bidang berikut:

  • Pemuridan (discipleship) khususnya melalui kelompok kecil/kelompok tumbuh bersama atau kelompok sel
  • Kepemimpinan Kristen dengan topik Servant Leadership (kepemimpinan berhati hamba) dan saat ini sedang belajar dan mengembangkan konsep kepemimpinan berbasis persahabatan (companionship) dan kepemimpinan organik (organic leadership)
  • Sistem, organisasi dan manajemen gereja khususnya pelayanan kaum muda yang berkelanjutan
  • Manajemen tim pelayanan yang berbasis kolektif kolegial
  • Pelayanan multi dan intergenerasi (generasi x, y dan z)

Selain belajar secara otodidak, Tuhan juga menghadirkan mentor dan role model yang dengan murah hati membagikan ilmunya serta menjadikan saya sebagai rekan sepelayanan.

Tulisan

Tulisan saya yang dimuat di selisip yang merupakan media online GKI Sinode Wilayah Jawa Barat antara lain:

Selain itu ada artikel tentang presentasi di Persidangan Majelis Klasis Bandung, Juli 2017. Serta profil di rubrik sosok.